Sungguh aku tak ingin beranjak dari tempatku terbaring disemalam yang empuk.
Aku tak ingin bersusah payah terjatuh dari ketinggian,
Menyeret-nyeretkan kaki,
Ataupun mencengkeramkan jemariku kemudian perlahan melangkah.
Aku lelah diperbudak oleh ketidak mahiranku kala menderap.
Aku malu di hadapan teman-temanku, sahabat-sahabatku, juga keluarga-keluargaku yang mulutnya berlumuran ludah mereka karena tak henti-hentinya mengalirkan semangatnya kepadaku,
Hanya untuk orang cacat sepertiku.
Apakah kalian tidak merasa jemu?
Apakah kalian tidak merasa bosan?
Bahkan aku saja tidak pernah melihat wajah-wajah kalian.
Begitu mustahil bagiku masuk ke dunia kalian.
Aku hanya bermain dan berputar-putar setiap waktu di dalam duniaku sendiri, yaitu di alam fantasiku.
Aku memang tak terlalu fasih mendengar,
Namun ketahuilah bahwa aku masih mampu untuk mengkhayal.
Demikian aku masih dapat bermimpi dan melangkah mempernyatakan mimpi.
Aku...
Aku manusia yang tak sempurna,
Namun inginku meraih merdeka masa depanku kurasa lebih dari sekedar kuat.
Aku sosok pemimpi seperti mereka...
Aku pengharap seperti mereka...
Demikian aku pendoa dan pekerja keras seperti mereka juga.
Hak mereka adalah sama ataupun setara denganku juga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar